Halo Crush... Eh teman maksudnya...
Apa kabar want? Terakhir ku hubungimu pekan lalu dan setelahnya gak ada pesan yang saling bertukar. Kira-kira ini adalah potret pertemanan pasca lulus yaa? Jarang interaksi... Hehehe.
Suka atau tidak suka, pasti akan begitu dengan model pertemanan seperti ini.
.webp)
Pesan ku kali ini, bukan hal yang ingin ku omongin, seperti yang waktu itu pernah ku bilang ingin bertemu. Karena kalau itu ku juga masih mikirin tentang dampaknya kalau diekspresikan lewat tulisan.
Tapi ku gamau bahas soal itu.
Saat ini ku cuma pengen kirim beberapa pesan buatmu, mungkin akan lebih banyak pertanyaannya sih, karena judul besarnya kan "Ku Ingin Tau". Sebab pasti membutuhkan waktu yang lebih panjang jika ku tanya hal ini satu persatu melalui WhatsApp.
Jadi apa rutinitasmu saat ini Want?
Bagaimana soal, apa tuh kegiatan yang coba kau buat untuk ngajar anak-anak di sekitar rumah. Ku lupa namanya :) padahal mestinya ku ingat, karena ku yang coba memulai pembicaraan ini.
Gimana rasanya selangkah lagi resmi jadi Sarjana? Pasti semakin bahagia yaa sebentar lagi akan dapat ijazah?
Duh ku belum related lagi hahaha.
Orang² terdekat ku udah melangkah duluan nih ya satu persatu. Pertama kau, kemudian My ex yang katanya akan di wisuda tepat di tanggal kelahirannya. -Ku tau karena sempet diundang, tapi tentu demi keamanan mental, ku commit untuk gak dateng wkwk.
Semakin dipikirin soal "kapan giliran" semakin sulit ku bayangin tau. :)
Perihal skripsiku sebenernya ku yakin. Cuma keyakinan ku gak konsisten. Sebab ku beneran gak bisa kontrol rasa kecewa ku atas semua kekurangan yang berulang. Malah ku berpikir keknya perlu pergi ke layanan konseling, karena praktis ku kalo di rumah, jarang interaksi.
Eh tapi ini bukan berisi keluhan seperti pekan lalu kok. Ku nulis pesan ini karena pure pengen tau kabarmu aja.
Kau gak jadi yaa ke Islamic Book Fair kemarin? Atau sebenernya jadi, cuma aku nya aja yang gak update?
Lalu juga gimana kondisi adik nenekmu? Masih dirawat?
Maklum lah ya, sekarang ku bakalan kurang update karena udah gak bisa pergunain lagi informan di sekeliling kau wkwk.
Lalu kalau muncul pertanyaan "Kenapa ku pengen tau?"
Jawabanku "Ya karena ku 'pengen tau aja' soal kau." wkwk -formatif banget ya jawabannya. Cuma yaudahlah yaa, kau juga udah tau dibalik sikapku selama ini.
"Tapi sampai kapan pesan-pesan ini berlangsung?" tanyamu -misalnya.
"Ya sampai semuanya selesai. Entah endingnya gmna." :)
"Dan atau sampai semua pintu tertutup."
Jadi udah mulai belum ngajar anak-anak kecil di rumah?
Atau kau juga sedang cari informasi soal kesempatan ngajar di sekolah?
Atau bahkan kesempatan-kesempatan relevan lainnya?
Kepo banget saya ya... 😅
Tapi apapun itu, yang paling penting adalah komitmen dalam melakukan usaha. Karena gak ada yang tau kapan usaha itu akhirnya berbuah hasil (Padahal sendirinya juga lagi pusing, bisa bisanya ngomong sok bijak wkwk)
"Kira-kira apa ya hal yang memungkinkan dibahas ketika ku hubungimu?" kadang ku mikir begitu. Dan itu susah nemu jawabannya, karena rutinitas kita udah hampir gak relevan lagi. Apalagi alasanku bukan soal 'apa yang ingin dibicarakan', tapi soal dengan 'siapa' ini dibicarakan.
Kayanya cukup pesan ini want.
Memang gak ada yang urgent sih pesan ini. Cuma seperti yang ku bilang cuma ingin tau soal kamu. Gak akan sering juga sih ku hubungin kau, karena ku gamau ganggu juga.
Tapi satu hal yang kayanya bakal ku lakuin adalah. Diantara Jumat malam, atau Sabtu malam, akan ada notif pesan dari ku wkwk. Walaupun gak semuanya akan berujung pada pesan panjang kaya gini yaa. (Karena pesan panjang kek gini, by the moment aja)
Ku cuma pengen komunikasi gak terputus.
Ku juga pengen cari lagi tulisan-tulisanku yang pernah ku tulis buat kau.
Memang sih banyak yang udah lupa simpannya di mana aja. Rencananya ku bakalan pindahin itu ke halaman khusus. Dan semua isinya adalah catatan ku soal kau dari awal sampai akhir. (Mungkin akan disesuaikan sedikit). Sebagai bagian dari cara ku bilang "terima kasih" karena kau memang sebaik itu jadi teman dan sebanyak itu mengisi ruang selama 4 tahun ke belakang.
Soal pertemuan namun dengan tambahan syarat dari kau itu. Ku belum beranjak dari keinginan itu. Cuma juga gak bisa berkompromi soal syaratnya wkwk -jangan tanggapi ini yaa, anggap aja ini catatan tambahan.
Makasih want udah baca. Perihal membalas bukan hal yang wajib kau lakuin sih. Cuma ku akan seneng jika direspon.
Jika ada tanggapan/respon, kau tulis langsung aja di roomchat ya. Tapi jika gak ada, yaudah gpp. :)
Sampai nanti lagi, di pesan-pesan selanjutnya.



Post a Comment